NGANJUK, SRJATIM.CO.ID – Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi merespons cepat video viral seorang pria lanjut usia yang terlantar di Lamongan, Rabu (28/10/2026). Pria yang belakangan diketahui bernama Yahmin, warga Desa Suru, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, itu akhirnya dijemput tim Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk untuk dipulangkan ke kampung halamannya.
Sebelum video tersebut ramai diperbincangkan, Yahmin telah menjalani perawatan selama sekitar satu bulan di tempat penampungan milik Ipda Purnomo di Lamongan. Sosok yang dikenal luas dengan julukan Polisi Baik itu merawat Yahmin setelah menemukan pria tersebut dalam kondisi terlantar dan kebingungan.
Dalam video yang beredar di media sosial, Yahmin menyampaikan harapannya agar bisa kembali ke Nganjuk dan berkumpul dengan keluarga. Dengan suara lirih, dia meminta pemerintah daerah turun tangan menjemputnya.
“Pemerintah Kabupaten Nganjuk, saya mau pulang. Tolong saya jemput,” ujar Yahmin dalam video tersebut.
Unggahan itu pun mendapat perhatian luas, termasuk dari Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi. Tak menunggu lama, orang nomor satu di Pemkab Nganjuk tersebut langsung menginstruksikan jajaran terkait untuk menjemput warganya.
Melalui unggahan video, Kang Marhaen menyampaikan apresiasi kepada Ipda Purnomo yang telah memberikan tempat tinggal sekaligus merawat Yahmin selama sebulan.
“Alhamdulillah, saya dapat kiriman TikTok dari banyak orang. Matur suwun, Pak Pur. Saya mewakili masyarakat Nganjuk dan Pemerintah Kabupaten Nganjuk mengucapkan terima kasih. Warga saya sudah ditampung selama sebulan,” ujar Kang Marhaen.
Ia juga memastikan tim dari Dinas Sosial (Dinsos), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), serta perangkat desa telah bergerak menuju Lamongan untuk menjemput Yahmin.
“Ini sudah OTW tim dari Dinsos, kemudian dari TKSK, terus dari desa, sudah menjemput ke sana,” lanjut Kang Marhaen.
Kang Marhaen mengapresiasi kepedulian Ipda Purnomo yang dinilainya telah memberikan perhatian nyata kepada masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Dia berharap aksi kemanusiaan tersebut menjadi inspirasi bagi banyak pihak.
Perwakilan Pemkab Nganjuk bersama petugas terkait dan perangkat Desa Suru kemudian mendatangi tempat penampungan milik Ipda Purnomo di Lamongan untuk menjemput Yahmin.
Dalam keterangannya, perwakilan Pemkab Nganjuk menyampaikan bahwa kondisi Yahmin telah membaik setelah mendapatkan perawatan selama berada di tempat penampungan.
“Alhamdulillah, pada siang hari ini kami bisa berkunjung ke kediaman Bapak Purnomo. Kami mendapat perintah dari Bapak Bupati karena ada warga Nganjuk yang selama ini dirawat oleh Bapak Purnomo,” ungkap perwakilan Pemkab Nganjuk.
Pihaknya juga menyampaikan terima kasih atas kepedulian Ipda Purnomo yang telah membantu merawat Yahmin hingga kondisinya membaik dan memungkinkan untuk dipulangkan.
Koordinasi antara Pemkab Nganjuk, Dinsos, TKSK, dan pemerintah desa membuat upaya pemulangan Yahmin dapat segera dilakukan. Kedatangannya disambut keluarga dan warga setempat yang menyambut kepulangannya dengan penuh perhatian.
















