SURABAYA, SRJATIM.CO.ID – Pengurus DPW LDII Jawa Timur bertemu Gubernur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Selasa (27/10/2026). Pertemuan itu membahas persiapan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) LDII Jatim yang akan digelar pada 20–22 November 2026.
Ketua DPW LDII Jawa Timur, Moch Amrodji Konawi, mengatakan bahwa pihaknya baru saja merampungkan renovasi dan pengembangan Gedung Serbaguna Sabilurrosyidin LDII Jatim menjadi bangunan tiga lantai. Gedung tersebut dipersiapkan sebagai pusat kegiatan LDII Jawa Timur.
Amrodji berharap Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dapat hadir untuk meresmikan gedung tersebut pada 22 November 2026. Peresmian itu akan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Rakerwil LDII Jatim yang dijadwalkan berlangsung pada 20–22 November 2026.
“Kami berharap Ibu Gubernur berkenan hadir sekaligus meresmikan Gedung Serbaguna Sabilurrosyidin LDII Jawa Timur. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, kami juga akan menggelar LDII Jatim Expo 2026 dengan melibatkan pelaku UMKM,” ujar Amrodji.
Gubernur Khofifah menyambut baik rencana Rakerwil dan LDII Jatim Expo 2026. Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk dan memperluas jangkauan pemasaran.
“LDII Jatim Expo seperti ini penting karena tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga membuka peluang kolaborasi dan mempertemukan pelaku UMKM dengan pasar yang lebih luas,” kata Khofifah.
Ia menyebut pelaku UMKM membutuhkan pendampingan dan edukasi agar produknya mampu bersaing. Pemprov Jatim dapat mendukung upaya itu melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), termasuk mendorong produk unggulan daerah menembus pasar ekspor.
Salah satu fasilitas yang bisa dimanfaatkan adalah rumah kurasi produk unggulan Jawa Timur. Di sana, produk diseleksi dan disiapkan agar memenuhi persyaratan pasar luar negeri.
Khofifah menyatakan akan menjadwalkan kehadirannya dalam agenda yang disampaikan pengurus LDII Jatim.
Dalam kesempatan itu, Khofifah juga berpesan agar pengurus DPW LDII Jatim mengimbau warga melaksanakan shalat istisqa atau shalat meminta hujan. Imbauan ini disampaikan karena kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi, termasuk di kawasan Gunung Bromo.
Meski sejumlah wilayah Jatim mulai diguyur hujan, Khofifah berharap hujan yang turun membawa manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
Sejalan dengan imbauan itu, DPP LDII telah menginstruksikan warga, masjid, dan pondok pesantren LDII untuk melaksanakan shalat istisqa.
















