Fashion Show Santri PWI Nganjuk Semarakkan HSN 2026, Puluhan Peserta Tampil Anggun di Atas Catwalk

Puluhan pelajar putri tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Nganjuk tampil memukau di atas catwalk, dalam Lomba Fashion Show Santri 2026 yang digelar di Pendopo KRT Sosro Koesoemo Pemkab Nganjuk, Minggu (25/10/2026).

NGANJUK, SRJATIM.CO.ID – Puluhan pelajar putri tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Nganjuk tampil memukau di atas catwalk, dalam Lomba Fashion Show Santri 2026 yang digelar di Pendopo KRT Sosro Koesoemo Pemkab Nganjuk, Minggu (25/10/2026).

Pantauan media ini, para peserta tampil dengan balutan busana muslim yang anggun, dipadukan kepercayaan diri saat melenggang di panggung membuat suasana acara berlangsung meriah.

Lomba yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Nganjuk tersebut menjadi puncak rangkaian kegiatan Games Santri Back to Culture 2026 dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama PWI Nganjuk dengan Pemkab Nganjuk, Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk, serta Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri se-Kabupaten Nganjuk.

Sejumlah pejabat dan tokoh turut hadir menyaksikan penampilan para peserta. Di antaranya Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Mokhamad Yasin yang mewakili Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk Puguh Harnoto, Ketua ICMI Nganjuk M. Roissudin, serta Ketua PWI Nganjuk Bagus Jati Kusumo.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk Puguh Harnoto mengapresiasi penyelenggaraan lomba yang memberikan ruang bagi pelajar untuk mengembangkan bakat dan kreativitas. Menurut dia, kegiatan semacam ini menjadi sarana pendidikan karakter di luar pembelajaran formal.

“Dari lomba fashion show santri ini, anak-anak tidak hanya belajar tampil percaya diri. Tetapi juga mengenal nilai-nilai kesantunan dan kecintaan terhadap budaya. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dikembangkan agar potensi dan kreativitas pelajar Nganjuk semakin terasah,” ujar Puguh Harnoto.

Ketua PWI Nganjuk Bagus Jati Kusumo mengatakan, Games Santri Back to Culture 2026 dirancang untuk menghadirkan peringatan Hari Santri yang meriah sekaligus mendekatkan generasi muda dengan permainan tradisional dan nilai-nilai budaya.

Menurut Bagus, peringatan Hari Santri tidak harus selalu dilakukan melalui kegiatan seremonial. PWI Nganjuk disebutnya ingin menghadirkan ruang yang menyenangkan bagi para pelajar untuk berkompetisi, berkreasi, sekaligus mengenal kembali budaya yang menjadi bagian dari identitas bangsa.

“Semangatnya adalah membangun karakter, sportivitas, dan rasa percaya diri generasi muda,” ungkap Bagus.

Dalam lomba fashion show tersebut, penilaian dilakukan oleh tiga dewan juri yang memiliki latar belakang dan pengalaman berbeda.

Mereka adalah Debi Sisilia Samoa, Ketua Umum KORMI Provinsi Jawa Timur yang juga memiliki rekam jejak di ajang kecantikan internasional, Sri Wijiastuti S., SE, atau yang akrab disapa Asti, presenter sekaligus moderator berbagai acara, serta Adhe Erma Ayunda Perwira, Wakil II Mbakyu Nganjuk 2022 dan Cak Ning Sutomo Favorit 2024.

Pengalaman para juri menjadi salah satu unsur penting dalam menilai penampilan peserta, mulai dari pembawaan di atas catwalk, kepercayaan diri, hingga keserasian busana yang dikenakan.

Setelah melalui proses penilaian, Naura Alifia Pramesti Henyarto dari SMPN 1 Nganjuk berhasil meraih juara pertama. Posisi kedua ditempati Nayla Rahma Putri dari MTsN 5 Nganjuk, sedangkan juara ketiga diraih Gannes Putri Devinta dari SMPN 1 Berbek.

Penyerahan piala, piagam penghargaan, dan uang pembinaan kepada para pemenang lomba fashion show sekaligus menjadi bagian dari apresiasi bagi peserta lomba lainnya dalam rangkaian Games Santri Back to Culture 2026.

Sehari sebelumnya, pada Sabtu (24/10/2026), rangkaian kegiatan juga dimeriahkan dengan lomba dakon dan balap bakiak bersarung yang diikuti pelajar SMP/MTs se-Kabupaten Nganjuk.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *