LAMONGAN, SRJATIM.CO.ID – Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) didorong tidak sekadar menjadi wadah ekonomi baru di tingkat desa. Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah meminta Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Lamongan mengambil peran aktif sebagai penggerak sekaligus pemetaan potensi ekonomi desa.
Dorongan itu disampaikan Farida saat menghadiri pelantikan DPD KNPI Lamongan dan PK KNPI Kecamatan se-Kabupaten Lamongan periode 2026–2029 di Pendopo Lokatantra Lamongan, Rabu (7/10/2026).
Menurut Farida, KNPI memiliki modal jaringan kepemudaan yang relatif luas hingga tingkat kecamatan dan desa. Jaringan tersebut dinilai bisa menjadi kekuatan untuk mempercepat aktivasi KDKMP sekaligus mengidentifikasi potensi ekonomi di masing-masing wilayah.
“Kita berharap jaringan KNPI sampai desa menjadi penggeraknya, motornya, untuk pergerakan aktivasi Koperasi Desa Merah Putih,” kata Farida.
Dia menjelaskan, pembentukan KDKMP dilakukan melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdessus). Dengan mekanisme tersebut, masyarakat memiliki ruang untuk menentukan kepengurusan koperasi di desanya.
Sementara pemerintah berperan memberikan fasilitasi serta menyiapkan regulasi agar koperasi dapat berjalan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Farida menegaskan, pengembangan KDKMP juga tidak berhenti pada penyediaan gerai sembako. Koperasi dapat diperluas melalui Gerai Potensi Desa yang berfungsi mengangkat sekaligus mengomersialkan produk dan potensi unggulan lokal.
Karena itu, dia mendorong KNPI ikut turun memetakan potensi ekonomi di setiap desa. Mulai komoditas unggulan, produk lokal, hingga peluang usaha yang berpotensi dikembangkan menjadi sumber pendapatan masyarakat.
“Ini menjadi peluang bagi Mas Fadlli dan pengurus-pengurus jaringannya sampai bawah agar mereka nanti bergabung, memetakan di desa itu punya potensi apa, dikonsolidasi, dianalisis kira-kira keunggulan apa, komoditas apa yang bisa ditingkatkan dan dikomersialkan menjadi nilai ekonomi yang bisa bermanfaat untuk masyarakat,” ujarnya.
Farida berharap keterlibatan pemuda tidak berhenti pada proses identifikasi. Potensi yang ditemukan harus dikonsolidasikan dan dikembangkan sehingga mampu menghasilkan nilai tambah bagi masyarakat desa.
Sementara itu, Ketua DPD KNPI Lamongan Imam Fadlli menyatakan siap menindaklanjuti arahan tersebut. Pihaknya akan menyusun program kerja melalui rapat kerja bersama seluruh PK KNPI se-Kabupaten Lamongan.
Program kerja itu akan diarahkan untuk memperkuat sinergi kepemudaan sekaligus mendukung dan mengawal program pemerintah, termasuk pengembangan KDKMP.
“Kita ingin mendorong pemuda untuk berperan aktif. Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih nantinya ada di setiap desa dan kelurahan, sehingga tentu membutuhkan peran penting pemuda,” kata Imam.
Menurut Imam, keberadaan KDKMP di setiap desa dan kelurahan membuka ruang bagi pemuda untuk terlibat langsung dalam aktivitas ekonomi masyarakat.
KNPI Lamongan pun akan memperluas keterlibatan pemuda hingga tingkat kecamatan dan desa. Pemuda tidak hanya didorong menjadi anggota koperasi, tetapi juga ikut mengembangkan KDKMP berdasarkan potensi ekonomi yang dimiliki masing-masing wilayah.

















