NGANJUK, srjatim.co.id – Gema sholawat menggema di Desa Malangsari, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, Selasa (15/9/2026). Ribuan jamaah dan warga memadati kawasan depan kediaman HM Aris Mujiono SH MH untuk mengikuti rangkaian Maulid Nabi Muhammad SAW yang dikemas dalam agenda Riyadhoh 41.
Kegiatan yang digelar keluarga besar HM Aris Mujiono tersebut menjadi momentum untuk mempererat kecintaan kepada Rasulullah sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT. Rangkaian acara menghadirkan sejumlah tokoh agama, di antaranya Gus Zamroji, Ustaz Mukhlisom Saifulloh, dan Ustaz Ahmad Rojin.
Suasana semakin khidmat dengan lantunan sholawat yang diiringi Hadroh Modern Al Wafa Bi Ahdi Rosul bersama Majelis Munajad Aghitsni (MMA). Ribuan jamaah tampak mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh khusyuk.
Besarnya antusiasme jamaah membuat pengamanan turut diperketat. Personel TNI dan Polri diterjunkan untuk menjaga kelancaran kegiatan. Ratusan anggota Banser juga ikut mengawal jalannya acara hingga selesai.
HM Aris Mujiono mengatakan, Maulid Nabi tidak semestinya berhenti pada perayaan seremonial. Lebih dari itu, momentum tersebut harus menjadi pengingat bagi umat Islam untuk menjadikan nilai-nilai, akhlak, dan ajaran Rasulullah sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
“Maulid Nabi merupakan salah satu momentum penting untuk menjadikan nilai, akhlak, dan ajaran Rasulullah sebagai pedoman hidup sehari-hari, bukan sekadar perayaan seremonial,” ujar Aris.
Menurutnya, peringatan Maulid Nabi juga menjadi kesempatan untuk kembali menghayati perjuangan Rasulullah dalam menyampaikan risalah Islam. Kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, kata dia, dapat terus ditumbuhkan dengan memperbanyak sholawat serta mengamalkan keteladanan beliau.
Sementara itu, Riyadhoh 41 hari yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan tersebut dimaknai sebagai upaya pembinaan spiritual. Riyadhoh diharapkan mampu menjadi sarana untuk menyucikan hati, membentuk akhlak yang lebih baik, sekaligus mengendalikan hawa nafsu.
“Dengan Riyadhoh, kita belajar menyucikan hati, mendidik akhlak, dan mengendalikan hawa nafsu. Mari memperbanyak sholawat dan menumbuhkan rasa cinta kepada Rasulullah,” pungkasnya.

















