NGANJUK, srjatim.co.id – Bursa calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nganjuk mulai menghangat. Di antara sejumlah nama pejabat yang disebut-sebut berpeluang menduduki posisi strategis tersebut, sosok Sekretaris DPRD (Sekwan) Nganjuk Anang Agus Susilo mulai ikut diperhitungkan.
Anang dinilai memiliki pengalaman lintas bidang pemerintahan yang menjadi modal untuk masuk dalam bursa pengganti Sekda Nganjuk saat ini, Nur Solekan, yang akan pensiun per 1 Januari 2027 nanti.
Bahkan, namanya mulai disebut sebagai salah satu kandidat alternatif atau kuda hitam dalam perebutan kursi orang nomor satu di jajaran birokrasi Pemkab Nganjuk tersebut.
Srjatim.co.id mencatat, pria kelahiran 4 Agustus 1976 itu saat ini menjabat sebagai Sekwan Nganjuk. Sebelumnya, Anang juga pernah menduduki sejumlah jabatan struktural di lingkungan Pemkab Nganjuk.
Di antaranya Kepala Bagian Layanan Pengadaan serta Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB).
Pengalamannya di sektor pelayanan kesehatan juga cukup panjang. Anang pernah bertugas di RSUD Kertosono dan RSUD Nganjuk.
Latar belakang pendidikannya juga cukup beragam. Anang merupakan Sarjana Keperawatan (S.Kep), profesi Ners (Ns.), serta menyandang gelar Magister Kesehatan (M.Kes).
Pengalamannya sebagai Sekwan menjadi salah satu faktor yang membuat nama Anang mulai diperhitungkan. Posisi tersebut menuntut kemampuan koordinasi antara lembaga legislatif dan eksekutif. Anang cukup familiar dengan dinamika pemerintahan daerah, termasuk dalam menjembatani komunikasi antara DPRD dan Pemkab Nganjuk.
Selain Anang, sejumlah nama kepala organisasi perangkat daerah (OPD) juga telah mencuat dalam bursa Sekda Nganjuk. Di antaranya Kepala Bappeda Nganjuk Adam Muharto, Kepala Dinas Pendidikan Puguh Harnoto, dan Kepala Dinas Kesehatan Tien Farida.
Selain nama-nama tersebut, masuk pula nama Kepala Dinas Sosial PPPA Nganjuk Haris Jatmiko dan Kepala Bapenda Nganjuk Slamet Basuki, yang dianggap sejumlah pihak layak masuk bursa calon Sekda Nganjuk.
Penentuan Sekda Nganjuk nantinya tetap mengikuti mekanisme dan tahapan sesuai ketentuan yang berlaku. Nama-nama yang muncul dalam bursa tersebut masih menjadi bagian dari dinamika pengisian jabatan strategis di lingkungan Pemkab Nganjuk.

















