NGANJUK, srjatim.co.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet muda asal Kabupaten Nganjuk. Muh. Davin Nauffa Ladhi, siswa kelas XII-2 SMA Muhammadiyah 1 Nganjuk, berhasil merebut medali emas sekaligus menjadi juara pertama dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Piala Panglima TNI 2026.
Kejuaraan bergengsi tersebut berlangsung di GOR Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Davin harus melewati persaingan ketat dengan puluhan atlet dari berbagai daerah di Indonesia sebelum memastikan dirinya berdiri di podium tertinggi.
Penampilan Davin menjadi pembuktian atas hasil latihan yang selama ini dijalani secara konsisten. Tak hanya mengandalkan kemampuan teknik, atlet muda tersebut juga mampu menjaga ketahanan mental dan fokus sepanjang pertandingan.
Kombinasi tersebut membuat Davin mampu tampil solid di kelas yang diikutinya hingga akhirnya mengamankan posisi juara pertama.
Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Nganjuk. Wakil Ketua KONI Nganjuk Bidang Prestasi, Subagio, menyebut Davin memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan menjadi salah satu aset olahraga daerah.
“Atlet ini sangat berbakat dan langka. Ada atlet dengan fisik tinggi ideal 190 sentimeter dan kemampuan tajam,” ujar Subagio.
Menurutnya, perpaduan postur, kemampuan teknik, serta potensi yang dimiliki Davin menjadi modal penting untuk menapaki jenjang kompetisi yang lebih tinggi.
Prestasi Davin sekaligus menjadi catatan positif bagi SMA Muhammadiyah 1 Nganjuk dalam pembinaan bakat siswa di bidang nonakademik. Capaian tersebut sejalan dengan visi sekolah, yakni “Unggul, Terampil, Berakhlak Mulia”.
.Pihak sekolah menegaskan, prestasi siswa tidak hanya lahir dari proses pembelajaran di kelas. Dukungan orang tua, pelatih, sekolah, serta lingkungan yang memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan bakat juga menjadi bagian penting.
Kepala SMA Muhammadiyah 1 Nganjuk Nurul Fadila, S.Pd., menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diraih Davin. Dia berharap prestasi tersebut menjadi pemantik bagi siswa lain untuk berani.
mengembangkan potensi masing-masing.
“Terima kasih support semua pihak. Mari mengasah talenta lewat lembaga kami,” pungkasnya.

















