LAMONGAN, srjatim.co.id – Semarak Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Lamongan mulai terasa. Sekitar 1.200 pelajar dari satuan pendidikan di bawah Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Lamongan mengikuti Jelajah Santri Sako Pramuka Pandu Ma’arif NU, Minggu (20/9/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Alun-Alun Lamongan tersebut menjadi kick off rangkaian peringatan HSN yang digelar PCNU Lamongan bersama LP Ma’arif NU Lamongan. Pelepasan peserta ditandai dengan menerbangkan balon ke udara.
Ribuan peserta tersebut merupakan perwakilan dari 15 kecamatan atau MWCNU Ma’arif NU se-Kabupaten Lamongan. Mereka menempuh rute sepanjang sekitar 3–4 kilometer dengan tiga titik pemberhentian.
Perjalanan dimulai dari Pos 1 di Alun-Alun Lamongan. Peserta kemudian bergerak menuju Pos 2 di Dinas Pendidikan Lamongan, sebelum mengakhiri perjalanan di Pos 3 yang berada di SD NU Lamongan.
Ketua LP Ma’arif NU Lamongan H. Ali Nurdin mengatakan, masing-masing MWCNU mengirimkan delapan regu. Komposisinya terdiri atas empat regu tingkat SD/MI dan empat regu tingkat MTs/SMP.
“Jumlah peserta sekitar 1.200 orang. Setiap regu juga didampingi satu orang pendamping. Selain itu, masing-masing kecamatan memiliki satu Pimpinan Kontingen (Pinkon), sehingga ada 15 Pinkon dan sekitar 90 pendamping regu,” kata Ali Nurdin.
Menurut dia, Jelajah Santri tidak sekadar menjadi kegiatan kepramukaan. Agenda tersebut sekaligus menjadi pembuka rangkaian HSN yang diselenggarakan PCNU Lamongan. Kegiatan itu juga merupakan bagian dari program kerja PC LP Ma’arif Lamongan sekaligus mendukung program kerja PCNU Lamongan masa khidmat 2026–2030.
“Agenda ini merupakan kick off Hari Santri Nasional PCNU Kabupaten Lamongan. Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk membangun semangat, kedisiplinan dan kebersamaan para santri,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PCNU Lamongan Syahrul Munir mengapresiasi kegiatan yang melibatkan ribuan pelajar tersebut. Menurutnya, Jelajah Santri menjadi bagian penting untuk menyemarakkan HSN sekaligus memperkuat pendidikan kepramukaan di lingkungan LP Ma’arif NU.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada LP Ma’arif dengan kegiatan yang luar biasa ini,” tutur Syahrul.
Dia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian program kepramukaan LP Ma’arif NU Lamongan. Sebelumnya, LP Ma’arif juga telah menggelar Kursus Mahir Dasar (KMD) untuk memperkuat kapasitas pendidikan kepramukaan.
Rangkaian HSN Lamongan selanjutnya juga akan diisi dengan Cerdas Cermat Aswaja dan lomba membaca Kitab Qanun Asasi Nahdlatul Ulama.
Syahrul menilai lomba membaca Kitab Qanun Asasi memiliki makna tersendiri. Agenda tersebut dinilai sejalan dengan semangat kepengurusan NU untuk mendorong warga Nahdliyin kembali memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang termuat dalam Qanun Asasi Nahdlatul Ulama.
“Ketum PBNU kita yang terbaru membawa misi bagaimana kita kembali kepada Qanun Asasi. Maka di momentum Hari Santri ini kita adakan lomba membaca Kitab Qanun Asasi Nahdlatul Ulama,” ungkapnya.
Dia berharap seluruh rangkaian HSN di Lamongan tidak berhenti pada seremoni. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat karakter santri, kecintaan terhadap NU, serta semangat kebersamaan di kalangan pelajar Ma’arif.
“PCNU Lamongan sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Pak Ali Nurdin dan teman-teman semuanya yang telah menyukseskan kegiatan ini,” pungkasnya.

















