Diapresiasi KPU Jatim, KPU Nganjuk Luncurkan Buku Tata Kelola Pemilihan OSIS Pertama di Indonesia

KPU Kabupaten Nganjuk meluncurkan buku pendidikan pemilih berjudul Tata Kelola Pemilihan OSIS di Kabupaten Nganjuk, Rabu (30/9/2026).

NGANJUK, SRJATIM.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nganjuk mencoba mengubah persepsi, bahwa pemilihan ketua OSIS di sekolah selama ini kerap dipandang sebatas agenda pergantian pengurus.

Lebih dari itu, pemilihan OSIS didorong menjadi ruang belajar demokrasi bagi pemilih pemula.

Langkah itu diwujudkan melalui peluncuran buku pendidikan pemilih berjudul Tata Kelola Pemilihan OSIS di Kabupaten Nganjuk, Rabu (30/9/2026). Buku yang disusun KPU Nganjuk tersebut mendapat apresiasi dari KPU Provinsi Jawa Timur.

Bacaan Lainnya

Anggota KPU Jatim Nur Salam menyebut, buku tersebut memiliki nilai strategis karena dapat menjadi panduan bagi sekolah dan madrasah dalam menyelenggarakan pemilihan ketua OSIS secara lebih sistematis.

Anggota KPU Nganjuk Romza memberikan materi sosialisasi pemilih pemula saat peluncuran buku Pemilihan OSIS

“Kami sangat mengapresiasi diluncurkannya buku ini, karena kayaknya pertama di Indonesia, termasuk pertama di Jawa Timur,” ujar Nur Salam yang juga menjabat Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Jatim.

Menurut Nur Salam, keberadaan buku tersebut dapat menjadi standar dalam pelaksanaan pemilihan ketua OSIS. Terutama dalam membangun pemahaman demokrasi elektoral sejak bangku sekolah.

Ketua KPU Nganjuk Arfi Musthofa mengatakan, peluncuran buku itu merupakan puncak dari proses penyusunan yang telah dilakukan sejak 2025. Penyusunan buku sekaligus menjadi bagian dari upaya KPU Nganjuk menjaga kesinambungan program pendidikan pemilih.

“Keberadaan buku ini diharapkan menjadi referensi panduan teknis pelaksanaan pemilihan Ketua OSIS di sekolah dan madrasah. Sebab, pemilihan Ketua OSIS merupakan kegiatan yang perlu dikelola dengan sistematis sebagaimana pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah,” kata Arfi.

Arfi menjelaskan, pemilihan ketua OSIS sejatinya bukan hanya soal memilih atau mencoblos kandidat. Lebih dari itu, seluruh rangkaian prosesnya bisa menjadi sarana pembelajaran demokrasi elektoral secara utuh bagi siswa.

Melalui buku tersebut, sekolah, madrasah, guru, maupun siswa diharapkan memiliki gambaran mengenai tahapan pemilihan yang terstruktur. Sejumlah mekanisme dalam penyelenggaraan Pemilu dan pemilihan kepala daerah juga menjadi rujukan dalam penyusunan buku.

“Apabila menjadikan buku ini pedoman pelaksanaan pemilihan Ketua OSIS, maka sekolah, madrasah, guru, siswa sudah dapat mengetahui proses tahapan Pemilu maupun Pemilihan,” ungkapnya.

Peluncuran buku ditandai dengan penekanan tombol oleh Nur Salam bersama Arfi Musthofa, Mulyono dari Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Nganjuk, Sutopo dari Kementerian Agama (Kemenag) Nganjuk, serta Munawir dari Dinas Pendidikan Nganjuk.

Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penyerahan buku dari Ketua KPU Nganjuk kepada Anggota KPU Jatim dan sejumlah tamu utama.

Kegiatan tersebut sekaligus dirangkai dengan sosialisasi pemilih pemula. Puluhan sekolah mengirimkan perwakilan Ketua OSIS bersama guru pembina untuk mengikuti kegiatan.
Para peserta tidak hanya menyaksikan peluncuran buku, tetapi juga mendapatkan buku Tata Kelola Pemilihan OSIS sebagai bahan referensi.

Sosialisasi diisi materi mengenai pendidikan pemilih dan kepemiluan oleh Romza, Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia KPU Nganjuk.

Melalui penerbitan buku tersebut, KPU Nganjuk berharap pendidikan demokrasi tidak berhenti pada momentum Pemilu. Sekolah justru diharapkan menjadi salah satu ruang awal bagi generasi muda mengenal tahapan, proses, serta nilai-nilai demokrasi secara langsung.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *