NGANJUK, SRJATIM.CO.ID – Antusiasme masyarakat mengikuti donor darah dan cek kesehatan gratis dalam rangka HUT ke-25 Partai Demokrat cukup tinggi. Sejak pagi, warga dan pengunjung car free day (CFD) berdatangan ke lokasi kegiatan di kawasan utara Alun-Alun Nganjuk, tepatnya depan SMPK Budi Luhur, Minggu (27/9/2026).
Kegiatan tersebut tidak hanya diikuti kader dan simpatisan Partai Demokrat, tetapi juga terbuka untuk masyarakat umum. Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro turut hadir menyaksikan kegiatan yang digelar jajaran DPC Partai Demokrat Kabupaten Nganjuk tersebut.
Ketua panitia donor darah dan cek kesehatan gratis, Puguh Wicaksono, mengatakan kegiatan itu sengaja dikemas terbuka agar masyarakat bisa ikut berpartisipasi sekaligus mendapatkan manfaat kesehatan secara langsung.
“Antusiasme masyarakat luar biasa. Sejak pagi warga sudah berdatangan untuk mengikuti donor darah maupun cek kesehatan gratis. Ini menunjukkan bahwa masyarakat cukup peduli terhadap kesehatan sekaligus ingin membantu sesama,” ujar Puguh, yang juga menjabat Ketua Komisi I DPRD Nganjuk tersebut.

Untuk donor darah, panitia sebelumnya telah membuka pendaftaran. Jumlah pendaftar mencapai sekitar 90 orang. Sementara layanan cek kesehatan gratis yang dibuka secara langsung di lokasi telah diikuti lebih dari 100 peserta.
Menurut Puguh, tingginya partisipasi warga menjadi salah satu indikator bahwa kegiatan sosial yang digelar di ruang publik cukup efektif menjangkau masyarakat.
“Harapan kami kegiatan ini tidak hanya menjadi rangkaian peringatan HUT Partai Demokrat, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Donor darah bisa membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan, sementara cek kesehatan membuat masyarakat lebih mengetahui kondisi tubuhnya,” katanya.
Dia menambahkan, pemilihan kawasan Alun-Alun Nganjuk sebagai lokasi kegiatan juga menjadi bagian dari upaya mendekatkan kegiatan sosial kepada masyarakat. Terlebih, kawasan tersebut ramai oleh aktivitas warga saat akhir pekan dan CFD.
Salah satu peserta, Harun Al Rasyid, mengaku antusias mengikuti donor darah. Dia berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar secara rutin.
“Saya antusias ikut donor darah karena selain bisa membantu sesama, kegiatan seperti ini juga bagus untuk meningkatkan kepedulian masyarakat,” ujar Harun.
Puguh berharap kegiatan sosial tersebut dapat menjadi momentum untuk membangun kebiasaan masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan diri sendiri sekaligus memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial.
“Semoga ke depan semakin banyak masyarakat yang terlibat. Karena kegiatan seperti ini manfaatnya bisa dirasakan secara langsung, baik bagi pendonor, peserta pemeriksaan kesehatan, maupun masyarakat yang membutuhkan darah,” pungkasnya.

















