Hanura Nganjuk Gelar Konsolidasi Dihadiri Sekjen, Bidik 8 Kursi DPRD dan Satu Kursi DPRD Jatim
NGANJUK, srjatim.co.id – Partai Hanura Nganjuk mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilu 2029. Konsolidasi organisasi digelar DPD Partai Hanura Jawa Timur bersama DPC Partai Hanura Kabupaten Nganjuk di Hall Lumos Cafe, Jalan Gatot Subroto, Nganjuk, Senin (24/8/2026).
Konsolidasi dihadiri ratusan kader Hanura mulai tingkat PAC hingga ranting se-Kabupaten Nganjuk. Jajaran Fraksi Hanura DPRD Nganjuk serta pengurus DPC Hanura Nganjuk juga turut hadir. Acara semakin istimewa dengan kehadiran langsung Sekjen DPP Partai Hanura Benny Rhamdani.
Kepada wartawan, Benny Ramdhani mengaku terkesan melihat soliditas kader Hanura Nganjuk. Menurutnya, kehadiran pengurus PAC hingga ranting dengan seragam lengkap menunjukkan bahwa struktur partai di tingkat bawah masih terjaga dan siap menghadapi pertarungan elektoral 2029.
“Ini luar biasa. Nganjuk ini joss tenan. Pengurus ranting bisa dikumpulkan, PAC hadir, dan menggunakan seragam lengkap. Artinya mereka disiplin, rapi, dan menjadi pasukan yang siap tempur dalam kontestasi elektoral Pemilu 2029,” kata Benny.
Mantan Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) ini mengatakan, konsolidasi tidak boleh berhenti sebagai seremoni organisasi. Seluruh kader diminta menjaga soliditas sekaligus mulai menghidupkan mesin politik dari tingkat bawah.
Terlebih, Hanura saat ini memiliki enam kursi di DPRD Kabupaten Nganjuk. Benny meminta enam legislator tersebut menjaga amanah masyarakat dengan menghadirkan kebijakan yang benar-benar berpihak kepada rakyat.
“Jangan pernah berkhianat. Jaga kehormatan itu dengan kesetiaan secara totalitas,” ujarnya.
Lebih lanjut, Benny mengibaratkan anggota DPR sebagai seorang dokter. Seorang dokter, kata dia, bukan hanya dituntut mampu mendiagnosis penyakit, tetapi juga harus memberikan resep dan solusi yang tepat.
Demikian pula anggota DPR. Ketika petani kesulitan mendapatkan pupuk dan bibit, legislator harus hadir mencari solusi agar kebutuhan tersebut dapat diperoleh dengan harga terjangkau. Begitu pula persoalan pendidikan hingga pelayanan kesehatan masyarakat.
“Kalau ada rakyat yang kesulitan pendidikan, itu diperjuangkan. Kalau ada keluarga sakit dan mengalami birokrasi yang lambat atau berbelit-belit di rumah sakit, DPR-lah yang harus menyelamatkan kondisi masyarakat,” ujarnya.
Benny juga menyinggung logo baru Partai Hanura yang mengusung simbol singa. Menurut dia, singa memiliki makna sebagai raja sekaligus pelindung. Filosofi tersebut diharapkan menjadi semangat baru bagi kader Hanura untuk hadir sebagai pelindung dan penyambung aspirasi masyarakat.
“Harapannya kader-kader Hanura dengan logo baru ini bisa menjadi pelindung seluruh rakyat Kabupaten Nganjuk dan memperjuangkan aspirasi mereka,” katanya.
Target politik Hanura pun dipasang cukup tinggi. Dari enam kursi DPRD Nganjuk saat ini, partai tersebut menargetkan bertambah dua kursi menjadi delapan kursi pada Pemilu 2029. Hanura juga membidik minimal satu kursi DPRD Jawa Timur serta dua kursi DPR RI dari wilayah Jawa Timur.
Ketua DPC Partai Hanura Nganjuk Raditya Haria Yuangga atau akrab disapa Mas Angga menambahkan, konsolidasi partai hingga ke struktur paling bawah sangat penting.
“Penguatan soliditas PAC dan ranting menjadi bagian penting untuk memastikan mesin organisasi berjalan efektif menghadapi agenda politik 2029,” ungkap Mas Angga.
Konsolidasi ini juga disebut Mas Angga sekaligus menjadi momentum bagi Hanura Nganjuk untuk menyatukan langkah antara jajaran pengurus, anggota legislatif, PAC hingga ranting.
“Dengan struktur yang solid, Hanura Nganjuk optimistis target peningkatan perolehan kursi pada Pemilu 2029 bukan sekadar angka, melainkan hasil dari kerja politik yang terukur dan kedekatan nyata dengan masyarakat,” tandasnya.

















