Unik dan Khidmat, Cara Warga Kaloran Nganjuk Maknai Malam Kemerdekaan Lewat Tradisi Bucengan

NGANJUK, SRJATIM.CO.ID – Memaknai Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, warga Dusun Bulakmiri RT 02 RW 05, Desa Kaloran, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, menggelar tradisi tasyakuran malam pitulasan pada Jumat malam.

Acara rutinitas tahunan yang dipusatkan di perempatan dekat Pos Kamling ini berlangsung khidmat dengan penuh nuansa kebersamaan melalui tradisi membawa bucengan.

“Kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin setiap tahun sekali yang kami peringati dengan membawa bucengan bersama warga,” ujar Ketua RT 02, Rubiono, di sela-sela kegiatan. Minggu (16/8/2026) malam.

Rangkaian acara diawali dengan pemotongan tumpeng dan pemanjatan doa bersama untuk para pahlawan serta keselamatan bangsa. Prosesi doa dipimpin langsung oleh H. Agus, kemudian dilanjutkan oleh Kyai Suparno serta Mbah Mijan. Acara ini juga dihadiri oleh Ketua RT 02 Rubiono dan Ketua RW 05 untuk membaur bersama masyarakat.

“Acara ini merupakan bentuk rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diraih oleh Bangsa Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Warga berkumpul bersama untuk berdoa dan makan bersama, kebersamaan seperti ini meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan di antara warga,” tutur Abah, salah satu tokoh warga setempat.

Tradisi tasyakuran malam 17-an ini ditutup dengan ramah tamah dan makan bucengan bersama seluruh warga yang hadir, menegaskan kuatnya tali silaturahmi antarwarga di Desa Kaloran.

Reporter : Ahmad Zaki

Editor : Tim Redaksi SRjatim

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *