Halaman Balai Desa Sambiroto Disulap Jadi Lautan Manusia, Rayakan HUT ke-81 RI Sekaligus Dongkrak Ekonomi Warga

NGANJUK, srjatim.co.id – Halaman depan Balai Desa Sambiroto, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk, berubah menjadi lautan manusia. Ribuan warga memadati kawasan tersebut untuk mengikuti rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang dikemas Pemerintah Desa Sambiroto dengan nuansa religius sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Puncak kegiatan diisi Sholawat dan Dakwah bersama Gus Atho dari Lirboyo. Kegiatan yang digelar Minggu malam itu berlangsung semarak, diikuti masyarakat dari berbagai dusun serta sejumlah unsur pemerintahan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Kepala Desa Sambiroto Achmad Syarif mengatakan, peringatan kemerdekaan sengaja dikemas dalam berbagai kegiatan agar momentum HUT RI tidak sekadar menjadi seremoni. Menurut dia, kemeriahan tersebut juga menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan sekaligus menggerakkan perekonomian warga.

“Semua ini kami lakukan demi memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Selain sholawat akbar, kami juga menghadirkan panggung gembira, kesenian daerah, serta bazar tingkat desa,” ujar Syarif.

Bazaar menjadi salah satu magnet dalam rangkaian kegiatan. Lapak-lapak usaha warga hadir mewakili masing-masing dusun, RT/RW, karang taruna, hingga kelompok ibu-ibu PKK. Beragam produk dan makanan olahan warga dijajakan dalam suasana perayaan yang dipadati masyarakat.

Menurut Syarif, konsep tersebut sekaligus menjadi upaya pemerintah desa membuka ruang bagi masyarakat untuk memperkenalkan sekaligus menjual produk mereka. Dengan begitu, perayaan kemerdekaan tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi secara langsung bagi warga.

“Harapannya kegiatan seperti ini bisa membangkitkan ekonomi masyarakat. Warga punya kesempatan untuk memasarkan produk dan hasil kreativitasnya,” jelasnya.

Selain bazar, panggung gembira dan kesenian daerah turut menghidupkan suasana. Berbagai kegiatan yang digelar masyarakat dari tingkat dusun hingga desa menjadi bagian dari semarak perayaan kemerdekaan.

Dalam kegiatan tersebut, Achmad Syarif bersama jajaran perangkat Desa Sambiroto turut hadir. Hadir pula unsur BPD, LPMD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Camat Baron, kepala desa se-Kecamatan Baron, unsur Polsek Baron, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Di tengah lantunan sholawat dan pesan dakwah, masyarakat juga diajak menjadikan kemerdekaan sebagai momentum memperkuat persatuan. Semangat perjuangan para pahlawan diharapkan tidak berhenti pada seremoni, melainkan diteruskan melalui kehidupan bermasyarakat yang guyub dan harmonis.

Syarif menegaskan, kebersamaan yang terbangun melalui rangkaian kegiatan tersebut merupakan modal sosial yang penting bagi Desa Sambiroto. Gotong royong dan kerukunan masyarakat menjadi fondasi untuk menjaga keharmonisan desa.

“Kami berharap semangat kebersamaan ini terus dipertahankan. Gotong royong, guyub rukun, dan saling menghargai harus terus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *