SR JATIM – Sebuah rumah warga di Desa Banaran, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, nyaris hangus terbakar setelah tabung gas LPG 3 kilogram (gas melon) diduga mengalami kebocoran dan meledak pada Selasa (18/11/2025) siang. Insiden tersebut membuat pemilik rumah panik dan berhamburan keluar rumah.
Menurut keterangan saksi, suara ledakan terdengar cukup keras dari dalam dapur rumah milik Putri Nihayah (26) sekitar pukul 12.00 WIB. Tak lama setelah itu, api terlihat muncul dari bagian dapur.
Pemilik rumah mengaku awalnya hendak memasak sayur, ditinggal kedepan untuk mengambil bahan masakan, setelah itu mendengar suara ledakan, Ia kaget kaget langsung mengecek ke dapur, ternyata tabung gas tersebut sudah menyemburkan api.
Baca Juga : http://Perhutani KPH Nganjuk Gelar Sosialisasi, untuk Sukseskan Tanaman Tahun 2025
Warga yang mendengar suara ledakan segera berdatangan dan berupaya membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya, sambil menghubungi petugas Damkar. Satu unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Damkarmat Nganjuk diterjunkan ke lokasi.
Komandan Regu Piket Pace Santaurus mengatakan bahwa api dapat dipadamkan dalam waktu sekitar 20 menit setelah petugas tiba di lokasi.
“Penyebabnya diduga kuat dari kebocoran selang regulator tabung gas 3 kg,” ujarnya.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun beberapa bagian rumah seperti dapur, atap, serta sejumlah perabot mengalami kerusakan hangus.
Pihak Damkar mengimbau warga untuk rutin memeriksa kondisi selang, regulator, dan posisi tabung gas untuk mencegah insiden serupa.
“Kami minta warga berhati-hati. Jika mencium bau gas, segera matikan kompor, buka ventilasi, dan jangan menyalakan listrik atau api,” tambahnya.***



