SR JATIM, Kediri – Ribuan warga mengikuti kegiatan napak tilas jejak pahlawan Panglima Besar Jenderal Soedirman di Kediri – Bajulan. Napak tilas di rute gerilya Panglima Besar Jenderal Soedirman sepanjang 36 kilometer itu diikuti sebanyak 1.700 peserta dari berbagai lapisan masyarakat.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengatakan, napak tilas Kediri-Bajulan digelar sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan serta penghormatan bagi Panglima Besar Jenderal Soedirman. Harapannya kegiatan ini dapat meningkatkan rasa cinta tanah air bagi generasi muda. Lalu memperkuat kebersamaan dan meningkatkan semangat juang.
“Hari ini kita mengadakan Napak Tilas Jejak Pahlawan Panglima Besar Jenderal Soedirman Kediri-Bajulan. Agenda ini adalah aspirasi dari masyarakat dimana dulu pernah diadakan dan sempat vakum. Makanya di tahun ini kita adakan kembali,” kata Mbak Wali, Sabtu (20/12).
Dalam kegiatan ini, Wali Kota Kediri dan seluruh jajaran mengenakan pakaian bertema pahlawan. Hal ini menghadirkan suasana perjuangan yang sarat nilai historis. Ditengah rute Kediri – Bajulan tepatnya di depan Kantor Disbudparpora para peserta disuguhi teatrikal perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman.
Dalam kesempatan ini Mbak Wali beserta rombongan juga memberikan bingkisan kepada anak yatim dan juga veteran. Acara ditutup dengan keliling Kota Kediri menggunakan jeep dan vw untuk menggencarkan wisata kota.
“Alhamdulillah tadi bisa kita lihat antusiasme masyarakat luar biasa. Saya berharap para generasi muda semakin cinta tanah air dan meningkatkan semangat juang mereka,” ungkapnya.
Dalam kegiatan itu Pemkot Kediri memaksimalkan pelaksanaan Gerak Jalan Napak Tilas Route Gerilya Panglima Besar Jenderal Soedirman Kediri–Bajulan Tahun 2025 dengan menyiapkan total hadiah uang penghargaan sebesar Rp114 juta. Besarnya hadiah yang disiapkan merupakan bentuk komitmen Pemkot Kediri dalam memaksimalkan penyelenggaraan kegiatan napak tilas agar semakin diminati masyarakat.
“Gerak jalan napak tilas ini bukan sekadar lomba. Kami ingin peserta merasakan nilai perjuangan para pahlawan, sekaligus mendapatkan apresiasi yang layak atas usaha dan ketangguhan mereka,” kata Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri, Bambang Priambodo.
Bambang menjelaskan, total hadiah Rp114 juta tersebut dibagi ke dalam beberapa kategori perlombaan. Untuk kategori kelompok atau beregu, juara pertama akan menerima Rp10 juta, juara kedua Rp9 juta, dan juara ketiga Rp8 juta.
Sementara pada kategori perorangan usia 16–30 tahun, juara pertama memperoleh Rp5 juta, juara kedua Rp4 juta, dan juara ketiga Rp3,5 juta. Nominal hadiah yang sama juga diberikan pada kategori perorangan usia 31–60 tahun, dengan rincian juara pertama Rp5 juta, juara kedua Rp4 juta, dan juara ketiga Rp3,5 juta.
Selain hadiah juara utama, panitia juga menyiapkan hadiah nominasi terbaik sebagai bentuk apresiasi yang lebih luas. Sebanyak 10 nominasi terbaik kelompok atau beregu masing-masing akan memperoleh Rp3 juta, dengan total Rp30 juta. Sementara itu, 16 nominasi terbaik perorangan usia 16–30 tahun dan 16 nominasi terbaik perorangan usia 31–60 tahun masing-masing mendapatkan Rp1 juta, atau total Rp16 juta untuk setiap kategori. Seluruh hadiah uang tersebut akan ditransfer langsung ke rekening penerima sesuai ketentuan panitia.
Gerak jalan napak tilas ini akan dimulai dari Balai Kota Kediri dan berakhir di Pesanggrahan Panglima Besar Jenderal Soedirman di Desa Bajulan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk. Sepanjang rute, panitia menyiapkan tujuh pos pelayanan yang dilengkapi layanan kesehatan, logistik, serta kesiapsiagaan evakuasi untuk memastikan keselamatan peserta.
Peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, organisasi kepemudaan, instansi pemerintah, TNI/Polri, BUMN/BUMD, hingga masyarakat umum dengan rentang usia 13 hingga 60 tahun, baik kategori perorangan maupun beregu.
“Meski menawarkan hadiah yang besar, kegiatan ini tetap mengedepankan nilai historis dan edukatif melalui tema Menapak Jejak Perjuangan, Menjaga Alam Kediri dengan tagline Melangkah Bersama, Menuju Kota Kediri Mapan,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, Pemkot Kediri berharap semangat perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman dapat terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi muda dalam membangun karakter kebangsaan.





