Resmi Terpilih Jadi Ketua DPC PDIP Nganjuk, Marhaen Djumadi Fokus Konsolidasi dan Targetkan Kemenangan 2029

SR JATIM, SURABAYA – Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, resmi dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk periode 2025–2030. Penetapan tersebut berlangsung dalam Konferensi Cabang (Konfercab) PDI Perjuangan yang digelar serentak se-Jawa Timur di Hotel Shangri-La, Surabaya, Ahad (21/12/2025).

Kepercayaan partai kepada Marhaen Djumadi menandai babak baru bagi PDIP Nganjuk. Dengan latar belakang sebagai kepala daerah aktif, Marhaen dinilai memiliki kapasitas manajerial dan pengalaman lapangan yang dibutuhkan untuk memperkuat kembali struktur partai, terutama pasca menurunnya perolehan kursi PDIP di DPRD Nganjuk pada pemilu sebelumnya.

Bacaan Lainnya

Dalam keterangan pers usai Konfercab, Marhaen Djumadi menegaskan bahwa langkah awal kepemimpinannya akan difokuskan pada pembenahan internal. Evaluasi kinerja pengurus menjadi agenda prioritas, disertai penguatan struktur organisasi agar lebih solid dan responsif.

“Kita mulai dari evaluasi dan penguatan pengurus DPC. Partai harus kuat dari dalam, rapi strukturnya, dan siap bergerak,” kata Marhaen.

Ia menambahkan, penguatan internal tersebut harus diikuti dengan penguatan program-program kemasyarakatan. Menurutnya, kerja-kerja partai tidak boleh berhenti di ruang rapat, tetapi harus hadir dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Program kemasyarakatan harus dikaitkan dengan kerja elektoral. Pengurus wajib turun ke bawah, mendengar dan menyelesaikan persoalan rakyat,” ujarnya.

Marhaen juga menaruh perhatian khusus pada sektor pertanian. Sebagai daerah yang mayoritas masyarakatnya menggantungkan hidup pada sektor tersebut, ia menilai PDIP Nganjuk perlu memiliki program yang konkret dan berkelanjutan untuk petani.
“Nganjuk adalah daerah pertanian. Maka program partai di bidang pertanian harus diperkuat dan dijalankan secara serius,” tegasnya.

Lebih lanjut, Marhaen menekankan pentingnya kerja maksimal dari seluruh bidang dalam struktur DPC. Ia menolak pola kepengurusan simbolik tanpa implementasi nyata di lapangan.

“Tidak ada istilah selesai setelah pelantikan. Semua bidang harus kerja all-out dan menjalankan perintah partai dengan penuh tanggung jawab,” tandasnya.

Dengan strategi tersebut, Marhaen Djumadi memasang target jelas pada Pemilu Legislatif 2029. PDIP Nganjuk ditargetkan mampu merebut kembali kepercayaan publik dengan perolehan 13 hingga 15 kursi di DPRD Kabupaten Nganjuk.

Target itu, menurutnya, hanya bisa dicapai melalui kerja kolektif, konsisten, dan keberpihakan nyata kepada rakyat. Di bawah kepemimpinannya, PDIP Nganjuk diharapkan tampil lebih terorganisir, responsif, dan siap menghadapi kontestasi politik mendatang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *