NGANJUK, SR JATIM – Arus balik lalu lintas di Tol Nganjuk arah Surabaya sempat mengalami kepadatan parah menyusul terjadinya kecelakaan beruntun yang melibatkan tujuh kendaraan pada Selasa (24/3/2026) petang. Insiden nahas ini terjadi di dua titik berdekatan, tepatnya di KM 639, sekitar pukul 17.30 WIB.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Nganjuk, Ipda Putu Darius Pradnyana, menjelaskan bahwa insiden ini terbagi menjadi dua titik tabrakan. Di titik pertama, lima mobil terlibat, yakni Toyota Vios (B 1902 OX) yang dikemudikan HTS (56), satu kendaraan yang tidak dikenal identitasnya, Mitsubishi Xpander (L 1037 CAL) yang dikemudikan MAF (22), Toyota Calya (L 1428 CAX) yang dikemudikan S (47), dan Toyota Avanza (S 1163 XR) yang dikemudikan HS (58).
“Kecelakaan bermula saat Vios melaju dari barat ke timur, pengemudinya kurang hati-hati dan kurang menjaga jarak aman, menabrak kendaraan tidak dikenal di depannya,” jelas Putu, Rabu (25/3/2026).
Bersamaan dengan tabrakan tersebut, mobil Xpander, Calya, dan Avanza yang berada tepat di belakangnya gagal mengerem secara maksimal dan tidak menjaga jarak aman, sehingga tabrakan beruntun di titik pertama tak dapat terhindarkan.
Kecelakaan lima mobil ini rupanya memicu insiden susulan di titik kedua. Dua kendaraan tambahan, yakni Toyota Innova (AE 1862 JD) yang dikemudikan Y (49) dan Mitsubishi Xpander (L 1154 DAI) yang dikendalikan IDP (28), turut terlibat.
“Kecelakaan kedua berawal ketika Innova yang melaju dari barat ke timur, sampai di TKP kurang hati-hati, sehingga menabrak Xpander yang mengurangi kecepatan akibat terjadi kecelakaan sebelumnya,” terangnya.
Akibat kecelakaan beruntun di dua titik tersebut, ketujuh kendaraan mengalami kerusakan material yang bervariasi, baik di bagian depan maupun belakang. Meski demikian, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dari insiden ini.
“Hanya kerugian material. Untuk korban jiwa maupun luka, nihil,” tandasnya.
Imbas dari rentetan kecelakaan ini, arus lalu lintas di ruas Tol Nganjuk sempat mengalami kemacetan yang cukup panjang. Kepadatan baru berhasil diurai oleh petugas sekitar pukul 20.00 WIB setelah personel Satuan PJR Jatim 6 terjun melakukan evakuasi dan pengaturan lalu lintas di lokasi kejadian.
Reporter : Inna Dewi Fatimah
Editor : Tim Redaksi SRJATIM





