KAI Inspeksi Jalur Madiun hingga Jombang untuk Mitigasi Potensi Bahaya Jelang Masa Angkutan Nataru

SR JATIM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) daop 7 Madiun melakukan pemeriksaan jalur kereta api mulai Madiun hingga Jombang. Pemeriksaan jalur itu untuk memastikan kesiapan angkutan jelang masa libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Pemeriksaan jalur kereta api dilakukan langsung oleh Vice President (VP) KAI Daop 7 Madiun, Ali Afandi dan didampingi oleh jajaran manajemen, meliputi Manajer Operasi, Manajer Sinyal dan Telekomunikasi (Sintel), Manager Humas, Manajer Bangunan Dinas (Bangdis), Manajer IT, serta para Quality Control (QC) dan Kepala Unit Pelaksana Teknis (KUPT) terkait, serta tim dari Unit Pengamanan (PAM). Inspeksi cek lintas itu menggunakan Lori Dresin Inspeksi antara Stasiun Madiun–Curahmalang.

Bacaan Lainnya

Manager Humas Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul mengatakan, dalam pemeriksaan itu pihaknya menekankan agar seluruh unit, terutama prasarana dan operasi, dapat aktif selama cek lintas serta segera melaporkan potensi bahaya yang ditemukan.

“Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh mulai dari Stasiun Madiun menuju Stasiun Curahmalang, dengan berhenti di tiap-tiap stasiun untuk meninjau prasarana,” kata Zainul.

Adapun fokus pemeriksaan diantaranya adalah pemeriksaan prasarana emplasemen meliputi kondisi wesel dan sambungan jalur KA, serta peralatan persinyalan. Kemudian kondisi bangunan meliputi bangunan stasiun, fasilitas pelayanan penumpang, dan bangunan hikmat / jembatan.

“Inspeksi lapangan ini merupakan langkah proaktif kami untuk meminimalisasi potensi bahaya dan menjamin keselamatan serta keamanan perjalanan kereta api selama masa Nataru,” imbuhnya.

Dalam langkah mitigasi dini itu, Zainul menyebut juga memberikan arahan tegas kepada para KUPT di lapangan mengenai langkah-langkah mitigasi di daerah rawan. Mulai dari, penebangan pohon di sekitar jalur rel, pengecekan kondisi balas dan alat penambat rel, pemantauan daerah rawan potensi gangguan, identifikasi dan tindak lanjut cepat terhadap catatan gangguan yang ada dan tertib administrasi perjalanan kereta api.

Zainul menambahkan bahwa kesiapan ini merupakan wujud komitmen KAI Daop 7 Madiun untuk menyediakan moda transportasi yang mengutamakan keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu bagi masyarakat yang merayakan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

“Kami memastikan seluruh insan KAI di Daop 7 Madiun siap siaga menghadapi lonjakan mobilitas penumpang akhir tahun ini,” pungkasnya.*

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *