Akses Jalur Batu–Kediri Sempat Terganggu, Akibat Tebing Longsor di Payung

SR JATIM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Batu dan sekitarnya pada Jumat sore mengakibatkan tebing di jalur penghubung Batu–Kediri mengalami longsor. Material tanah menutup sebagian badan jalan, sehingga arus lalu lintas sempat terhambat selama beberapa jam.

Peristiwa longsor terjadi di Jalan Trunojoyo (Payung 2), Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu, sekitar pukul 15.25 WIB, tepatnya di titik tebing yang sebelumnya juga masuk wilayah rawan bencana saat musim hujan. Derasnya intensitas hujan membuat struktur tanah tidak mampu menahan tekanan air, sehingga longsoran pun tak terhindarkan.

Bacaan Lainnya

Sejumlah kendaraan terpaksa di lakukan buka tutup, antrian panjang terlihat sesaat karena hanya satu sisi jalan yang dapat dilalui. Petugas gabungan dari BPBD, Dinas PUPR, Damka, TNI,Polri,dan Relawan langsung dikerahkan untuk melakukan pembersihan material longsor menggunakan alat berat.

“Kami bergerak cepat untuk menyingkirkan material tanah agar akses kembali normal. Beruntung tidak ada korban jiwa,” ujar Suwoko, Plt Kalaksa BPBD Kota Batu, Jumat (21/11).

Menurut Suwoko, penyebab tebing longsor, ketika hujan deras  mengguyur wilayah Kota Batu mengakibatkan tebing di Jalan Trunojoyo (Payung 2), Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu. “Kejadian ini dipicu oleh kondisi tanah yang labil setelah hujan dengan intensitas tinggi,” katanya.

Material longsoran dengan dimensi tinggi sekitar 15 meter dan lebar 5 meter menutup saluran drainase serta separuh badan jalan. “Kondisi tersebut menyebabkan arus lalu lintas terganggu sehingga diberlakukan sistem buka tutup untuk mengatur kendaraan yang melintas,” tambahnya.

BPBD juga meminta warga dan wisatawan yang melintas di jalur pegunungan untuk selalu waspada, karena potensi longsor masih tinggi selama intensitas hujan meningkat dalam beberapa hari ke depan.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *