Cara Merawat Kendaraan Berbahan Bakar Solar, Pengemudi Wajib Tahu

SR JATIM – Merawat kendaraan berbahan bakar solar membutuhkan perhatian khusus agar performa mesin tetap optimal dan usia pakai komponen lebih panjang. Beberapa langkah penting perlu diterapkan pengendara, terutama pada kendaraan niaga yang beroperasi setiap hari.

Pakar otomotif menjelaskan bahwa mesin diesel bekerja dengan tekanan kompresi tinggi, sehingga perawatannya berbeda dengan mesin bensin. Jika pengabaian terjadi, mesin bisa cepat bermasalah, mulai dari injektor kotor hingga performa menurun.

Berikut adalah sejumlah cara merawat kendaraan berbahan bakar solar:

1. Gunakan Solar Berkualitas
Bahan bakar dengan cetane number tinggi sangat dianjurkan. Penggunaan solar yang kurang bagus bisa memicu pembentukan kerak pada ruang bakar dan menyumbat injektor. Solar berkualitas juga membantu pembakaran lebih sempurna dan meningkatkan tenaga mesin.

2. Rutin Mengganti Filter Solar
Filter solar adalah komponen vital yang menyaring kotoran dan air. Jika tersumbat, suplai bahan bakar terganggu dan mesin bisa tersendat. Penggantian sebaiknya mengikuti jadwal servis atau lebih cepat jika kendaraan sering digunakan di area berdebu atau menggunakan solar non-subsidi.

3. Panaskan Mesin Sebelum Beroperasi
Mesin diesel memerlukan waktu untuk mencapai suhu kerja ideal. Memanaskan mesin 3–5 menit membantu oli melumasi seluruh komponen sehingga mengurangi keausan dan menjaga performa saat kendaraan berjalan.

4. Perhatikan Kebersihan Tangki Solar
Kondensasi dapat menyebabkan air mengendap di tangki. Jika dibiarkan, air bisa merusak injektor dan pompa solar. Pemeriksaan berkala serta pengurasan tangki dianjurkan terutama untuk kendaraan operasional harian.

5. Servis Berkala Sistem Injeksi
Sistem injeksi pada mesin diesel sangat sensitif. Pemeriksaan rutin, termasuk pembersihan injektor dan pengecekan tekanan pompa, penting untuk menjaga efisiensi pembakaran dan konsumsi bahan bakar.

6. Rutin Memeriksa Oli Mesin
Oli pada mesin diesel bekerja lebih berat karena proses pembakaran menghasilkan jelaga lebih banyak. Penggantian oli harus tepat waktu untuk mencegah keausan berlebih pada piston dan komponen lainnya.

7. Hindari Kehabisan Solar
Mesin diesel sangat sensitif jika kehabisan bahan bakar. Udara yang masuk ke saluran bahan bakar dapat membuat mesin sulit dinyalakan dan membutuhkan proses bleeding untuk mengeluarkan udara.

Dengan perawatan yang tepat, kendaraan berbahan bakar solar dapat bekerja lebih efisien, bertenaga, dan memiliki usia pakai lebih panjang. Pengemudi diimbau tidak menunda perawatan demi keamanan dan kenyamanan saat berkendara.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *